|
Buku ternyata mempunyai daya tarik luar biasa bagi warga Jakarta.
Itu terbukti di Dharmawangsa Square tanggal 21 sampai 27 Mei lalu, saat Life@40 menggelar Book Lover Fair. Di Lantai dasar berbagai macam buku dari penerbit Gramedia dikerumuni pengunjung setiap hari, terutama saat weekend. Beberapa orang duduk santai sambil menikmati buku-buku yang baru mereka beli. Rupanya membaca
memberikan kenikmatan bagi sebagian orang Jakarta, di tengah hiruk pikuknya kota ini.
“Buat saya baca buku itu ritual penting dalam hidup,” kata Daud, pria berusia 41 tahun yang datang ke pameran itu karena dengar dari radio Delta.
Ketika Daud sedang asyik memilih buku di lantai dasar, terdengar suara anak-anak tertawa gembira di lantai dua. Ternyata mereka tengah menengarkan pembacaan cerita yang dibawakan antara lain oleh Dian Nitami. Artis yang juga ibu dari dua anak ini ternyata punya talenta bercerita yang mempesona anak-anak. Selain Dian, juga ada Desi Anwar, Naomi yang membacakan cerita karyanya sendiri dan Vicky, guru British International School asal Inggris, yang membuat anak-anak terpaku di kursi mereka. Senang rasanya bisa menikmati keceriaan anak-anak di di sela hari-hari padat.
Yang paling menarik dari rangkaian Book Lover Fair ini adalah Bursa Tukar Buku. Ini benar-benar jadi ajang berburu buku bagi pecandu buku. Di Bursa ini pengunjung bisa membawa buku-buku bekas layak baca dan menukarnya dengan buku-buku bekas lain yang dibawa oleh pengunjung lain. Seorang bapak dan keluarga khusus datang dari Pluit dengan satu kantong besar penuh buku, dan asik memilih-pilih buku-buku yang ingin ditukarnya.
“Wah… ada buku yang sudah lama saya cari gak ketemu, ternyata ada di sini!” Begitu kata Taswin dengan antusias.
“Saya akan kembali lagi besok dengan setumpuk buku lagi. Kami sekeluarga suka baca. Cara ini bisa bikin kita saling tukar ilmu, tanpa harus keluarkan uang banyak untuk beli buku baru,” komentar Sophie yang tau ada bursa ini dari harian Kompas. Anak-anaknya terlihat asik “membongkar” tumpukan buku di rak. Salah satu tiba-tiba berteriak “Ma, ada komik Huckleberry Finn! Cihuii!!”
Sampai mal hampir tutup, masih terlihat “pemburu” buku asik berkutat di seputar rak-rak buku bekas. Ternyata banyak orang Jakarta penggila buku, dan ajang ini sungguh bermanfaat bagi mereka. Mudah-mudahan bursa buku ini dapat dilanjutkan lagi di hari-hari selanjutnya.
|